Archive for August, 2008

>Sakura Ebi Kakiage

>

Klo di Jepang segala macam tempura, kakiage masaknya gag pake bumbu2 an, karena tempura dan kakiage dimakannya dengan saus tersendiri.

Sakura Ebi (Udang Sakura) Kakiage ini simple banget buatnya.

Bahan:
100 gr Sakura ebi
1 sdm Tepung tempura
2 sdm Daun bawang yang dipotong-potong
Air secukupnya

Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:

  1. Campurkan semua bahan kecuali minyak goreng, aduk-aduk hingga semua udang menyatu satu dengan yang lainnya
  2. Panaskan minyak dan goreng 1 sendok adonan kemudian pipihkan, masak hingga berwarna kecoklatan atau matang
  3. Angkat dan tiriskan
  4. Beri saus tempura untuk menyajikannya (untuk saus sudah saya posting sebelumnya)

>Chicken Piman Teriyaki

>


Bahan:
300 gr Ayam bag. dada, potong-potong
3 bh Piman (Paprika hijau), iris memanjang
½ sdm Minyak wijen
150 ml Air
¼ sdt Garam
2 cm Jahe, kupas, iris tipis
2 siung Bawang putih, cincang halus

Bumbu Perendam:
3 sdm Saus teriyaki
2 sdm Saus tiram
1 sdm Kecap manis
¼ sdt Garam

Cara Membuat:

  1. Aduk ayam dan bumbu perendam, diamkan 1 jam.
  2. Tumis bawang putih dan jahe dalam minyak wijen sampai harum, tambahkan ayam dan bumbu perendamnya. Aduk hingga berubah warna.
  3. Masukkan air, dan garam, kecilkan api, kemudian masukkan piman masak hingga matang.
  4. Angkat dan hidangkan dengan nasi putih

>Burger Ikan Tuna

>

Bahan:
250 gr Ikan Tuna, cincang halus
1 bh Bawang bombay uk.kecil, cincang kasar (diparut juga boleh)
1 bh Telur, kocok lepas
2 sdm Tepung Roti
1 sdm Olive oil
1 sdm Minyak goreng

Bumbu:
Lada hitam bubuk secukupnya
Garam secukupnya

Saus:
2 sdm salad Dressing
20 gr Japanese Butter

Pelengkap:
Kentang goreng
Brokoli rebus

Cara membuat:

  1. Campurkan ikan tuna dengan bawang bombay, telur, tepung roti, lada dan garam. Aduk hingga rata.
  2. Bagi adonan menjadi 4 bagian, kemudian bulat pipihkan.
  3. Campurkan olive oil dan minyak goreng ke dalam wajan dan panaskan
  4. Masukkan adonan burger dan masak dengan api kecil hingga matang
  5. Angkat dan siramkan saus diatasnya
  6. Sajikan dengan pelengkap lainnya

>Ada skul ada relax juga

>
Nge-river

Summer cuaca kadang gag nentu kadang puanas banget, kadang mendung. Klo pas panas banget maunya main air terus. Di depan rumah hampir tiap hari Ryu main air di kolam plastik. Klo udah gitu udah anteng deh. Walau di depan rumah halamannya ngepas banget cuma seukuran pool plastik tapi happy aja deh kadang malah jadi tontonan orang lewat, abis depan rumah itu kan jalan raya. Anggap aja tontonan murah meriah ya boy…

Kemarenan saya dan Ryu main ke Hadano Center Park dari rumah cuma sekitar 2 km. Padahal sih lumayan deket ya, cuma karena agak ke gunung letaknya jadi agak-agak gimana gitu klo pas mau kesana. Jalannya agak berlika liku gitu dan agak sepi. Disini klo pas summer banyak yang berbarbeque ria+main air di sungai kecil. Masuk ke sini gratis…

Pantes aja klo banyak keluarga yang liburan ke sini selain gratis, fasilitasnya oke pemandangannya juga gag kalah hebohnya. Masih asri, masih bebas polusi dan masih fresh…

Selain juga ada taman bermain untuk anak, lengkap deh semuanya. Yang paling enak itu klo bawa bekal alias bento, sayang kemaren saya dan Ryu gag bawa bekal abis cuma berdua sih perginya. Kapan-kapan deh main kesini lagi bawa bekal yang banyak..

Jump..jump…

Kegiatan Skul

Tiap 2 bulan sekolah pasti ada acara pertemuan orang tua murid (shinbokukai), acara nya paling makan-makan gitu, biasanya dipilih di retoran mana untuk ketemuan.

Udah 2 kali sama ini klo pas ada undangan pertemuan ortu saya selalu datang. Pede gag pede deh, yang pasti saya masih jaga makanan dan minuman saya. Seperti kemaren mereka nawarin bir dengan halus tapi saya tolak dan mereka oke-oke aja sambil bilang sekali-sekali coba donk minum bir..he3 No thanks deh..Orange Juice aja udah cukup.

Alhamdulillah ternyata saya bisa juga tuh nyampur sama mereka..gag tau punya tampang jadi badut apa ya..mereka selalu bilang Ando-san omoshiroi da ne (saya selalu dipanggil nama keluarga disini..artinya “Kamu lucu banget sih”). Yah senang aja klo keberadaan saya bisa diterima mereka. Sampe2 pas sampe di rumah banyak yang ngirim sms, sambil bilang..next kita ketemuan lagi ya…kita cerita lagi yang banyak..Oke.. Oke deh temans…

Bentar lagi liburan Ryu bakal selesai dan masuk lagi per 1 Sept. Hari Minggu nya dapat kiriman kartu pos dari gurunya, nanyain keberadaan Ryu dan kegiatan gurunya sendiri. Hebat tuh guru pdkt sama murid-muridnya oke aja.

Coba deh liat kartu pos dibawah, hiasannya dibuat sendiri pake kertas berwarna dan nama anaknya juga ditulis satu per satu. Rajin amat ya nih guru…klo ada 35 anak satu kelas, berarti dia harus buat sebanyak 35 kartu pos. Guntingin dan nempelin kertasnya satu persatu blom nulisin alamatnya juga.
Salut sama tuh guru, pantes aja sampe tua pun murid sama guru ikatannya kuat banget.

Kartu pos dari gurunya Ryu

Kami sekeluarga mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Mohon maaf lahir dan batin.

>Menjamah sebagian Tokyo dengan Bis

>

Masih dalam rangka summer holiday, hari Minggu (17/08/2008) kemarin kita tour ke Tokyo dengan memakai jasa Odakyu Travel. Tur mencakup 4 tempat di mulai jam 8.30 pagi s/d jam 18.00 malam. Dilihat dari biaya tur nya sih boleh dibilang sangat hemat, dengan biaya 6.400/orang dan 5.250/anak sudah termasuk makan siang dengan menu sederhana di Asakusa + segala macam tiket masuk dan tiket cruise .

4 tempat yang kita kunjungi itu yaitu Gedung Parlemen Nasional (Kokkai Gijido), Asakusa, Tokyo Water Cruise dan NHK Studio Park.

1. Gedung Parlemen Nasional (Kokkai-gijid?)

Gedung Parlemen Jepang dibangun pada bulan Januari, 1920 dan selesai pada bulan November, 1936 bila di total kurang lebih memakan waktu sekitar 17 tahun masa pembangunannya. Pembuatan gedung parlemen ini membutuhkan biaya sebesar 25.700.000 yen (saat itu) dengan mempekerjakan buruh bangunan sebanyak 2.540.000 orang.
Gedung parlemen ini berdiri di atas lahan seluas 103.001 m2.

Kokkai adalah nama parlemen Jepang. Parlemen Jepang terdiri dari dua majelis: Majelis Rendah Jepang (sh?gi’in) dan Majelis Tinggi Jepang (sangi’in). Kedua majelis dipilih secara langsung melalui sistem pemilihan paralel. Di samping memutuskan undang-undang, Kokkai bertanggung jawab memilih Perdana Menteri Jepang.

Gedung Parlemen Nasional (kokkai-gijid?) terletak di Nagatacho, Chiyoda, Tokyo.

Gedung Parlemen Nasional (Kokkai-gijid?)

2. ASAKUSA

Dari gedung parlemen selanjutnya tur dilanjutkan ke Asakusa. Sebelumnya lunch dulu tentunya dengan menu favorit Asakusa yaitu tempura. Klo anda suka dengan makanan Jepang disini banyak terdapat restoran yang rasanya yummi banget.

Di kanan kiri jalan menuju Senso-ji banyak terdapat souvenir shop, disini tempat yang paling banyak dikunjungi turis mancanegara. Tiap harinya selalu ramai.

Mengenai Asakusa sudah banyak saya posting sebelumnya.

Menuju Sensoji temple


3. Tokyo Water Cruise (Tokyo Water Bus)

Tur selanjutnya yaitu menyeberangi Sumida River (Sumidagawa) dengan Tokyo Cruise atau dikenal juga dengan Tokyo Water Bus. Jarak yang ditempuh itu dari Asakusa s/d Hinodesanbashi (Hinode Pier) memakan waktu sekitar 40 menit dengan biaya kurang lebih 720 yen.

Pada saat spring suasana di tepi Sumidagawa sangat bagus bila dibandingkan season lainnya, karena bunga sakura menambah suasana makin oke.

Tokyo Water Cruise (Tokyo Water Bus)

4. NHK Studio Park

Tur yang terakhir itu adalah ke NHK Studio Park (kantor berita Jepang=Nippon H?s? Ky?kai). Klo ini yang happy anak-anaknya. Karena hampir semua karakter keluaran NHK production ada disini.

Selain itu di studio park ini anak bisa belajar menjadi dubber film kartun atau tampil di layar TV bersama kartun kesayangan secara live.

Begitu selesai mengelilingi studio park, maka di ujung acara keberadaan souvenir shop sudah menanti. Mau borong tokoh kartun kesayangan NHK, disini tempatnya.

Biaya masuk ke studio park ini untuk orang dewasa 200 yen untuk SLTA 50 yen dan untuk anak-anak SMP s/d TK gratis.

NHK 3 Dimensi

Itulah acara jalan-jalannya, dengan biaya hemat akhirnya tempat-tempat di Tokyo dapat dijamah dalam 1 hari.

>Perkedel Jagung Pedas

>

Bahan:
2 bh Jagung manis, iris tipis hingga lepas dari bonggolnya
1 sdm daun bawang, iris halus
1 butir telur kocok lepas
2 sdt tepung terigu
1 sdt tepung beras
Minyak untuk menggoreng

Bumbu haluskan:
2 siung Bawang Putih
3 bh Bawang Putih
4 bh Cabe Merah
Pala bubuk secukupnya
Merica secukupnya
Garam secukupnya

Cara membuat:

  • Tumbuk kasar jagung, kemudian campurkan dengan bumbu yang telah dihaluskan, tepung terigu, tepung beras dan telur, aduk hingga rata
  • Ambil 1 sendok makan adonan, bentuk menjadi bulatan, pipihkan
  • Goreng sesendok demi sesendok dalam minyak yang sedang panasnya sampai matang hingga kuning kecokelatan.
  • Angkat dan sajikan.

>Yamanashi-ken & Makaino Bokujou

>

Minggu ini di Jepang lagi Obon Yasumi (baca=Obong Yasumi) atau summer holiday. Biasanya orang-orang pada mudik atau jalan-jalan ke luar negeri. Klo kita sih yang deket-deket aja, abis gag punya kampung. Sekali nya pulang kampung jauh banget ya…selain itu si babe juga kampungnya ya disini, di Hadano lahir dan sampai saat ini ya tetep aja di Hadano..betah…

Kemaren kita jalan-jalan ke Yamanashi-ken tepatnya ke KAWAGUCHI-KO MUSIC FOREST lagi. Disini situasinya di buat menyerupai panorama di Swiss, lumayanlah bisa menikmati sedikit atmosphere tentang Swiss. Yang paling terkesan banget klo ke sini yaitu kudu nyicipin coklat sama dengerin musik klasik melalui musik box yang umurnya udah lebih dari ratusan tahun Asli keren banget…

Panorama Kawaguchi-ko Music Forest

Selain itu yang punya hobi ngoleksi ORGEL (music box) disini tempat yang kudu dikunjungi. Disini orgel bisa dibuat sendiri atau bisa dibeli yang sudah jadi. Harga mulai ratusan ribu rupiah s/d ratusan juta rupiah.

Apa kabar mu Noni? aku datang lagi…

Abis lunch + icip-icip and foto-foto pulangnya kita harus lewati Rose Garden, seperti tahun yang lalu Ryu ngunjungi wanita pujaannya dulu si Noni dari Swiss….he3. Apa kabarmu Noni si gadis pirang…

Gag lupa pulangnya kita beli JAGUNG sama PEACH, karena Yamanashi-ken seperti yang sudah diketahui terkenal sebagai penghasil buah-buahan dan sayuran segar (klik judul diatas untuk melihat link postingan sebelumnya).

Abis dari Yamaguchi-ken waktu mau pulangnya kita ambil jalur Gunung Fuji. Disini ternyata banyak banget tempat wisata yang blom pernah kita jamah. Banyak aja ternyata….mulai dari wisata pegunungan, wisata memerah susu sapi, wisata air terjun s/d perkemahan. Next klo ada waktu kita berkelana lagi deh.

Come here Warabi…

Karena gag mungkin pergi ke semua tempat wisata itu akhirnya kita coba singgah ke MAKAINO BOKUJOU. Ternyata disini tempatnya menarik dan interaktif banget. Mulai dari perkemahan, arena binatang, jungle, permainan anak s/d pembuatan berbagai macam keterampilan mulai dari pembuatan biskuit, keju, susu s/d sumpit. Bagus aja nih buat kegiatan anak-anak.

Gitu deh jalan-jalannya kali ini yang dekat-dekat aja sekedar mencari suasana baru….