Archive for October, 2007

>Gotemba,Ebisu & Roppongi Hills

>Sejak hari Minggu kita berdua ditinggal Ando-san ke Daegu City, Korsel sampe hari Rabu tgl. 31 Oktober nanti.

Minggu

Akhirnya my frens yang cuma 2 orang itu ngajakin jalan-jalan ke Gotemba Premium Outlet (GPO). Udah kayak anak sekolah jaman dulu aja main jemput-jemputan, saya jemput Chikako-san trus terakhir ke rumah Fuji-san, mobil yang saya bawa diparkir dirumah Fuji-san yang halaman rumahnya asli luas banget.

Dari rumah niatnya sih cuma ngeliat-ngeliat aja, tapi dasar perempuan gag bisa liat barang bagus sedikit juga, akhirnya ngikut-ngikut belanja. Gila aja ternyata disana lagi BIG SALE sampe 70% bou untuk semua merk, yang paling diserbu itu Banana Republic. Mana sebelum masuk ke parkiran kita sempet antri selama kurleb 40 menit. Udah lumayan sering kesana tapi kali ini bener-bener yang paling banyak pengunjungnya.

Berangkat dari rumah udah agak sore sekitar jam 3-an, karena udah masuk musim dingin jam 5.30 sore disini udah gelap. Keliling-keliling akhirnya pulang sampe jam 8 malam dimana semua toko di GPO udah mulai tutup. Cape….tapi gag bisa langsung istirahat karena dari rumah Fuji-san kudu nyetir lagi, mana dari sana sampe ke rumah macet banget….bener-bener tumben deh hari itu semuanya crowded gag dimana aja. Sampe dirumah jam 10 malam…..mandi dan ngorok sampe pagi.

Senin

Paginya kita berdua udah terlanjur janjian sama Nien (ex.tetangga di Indonesia yang udah tinggal disini selama 11 thn) untuk ketemuan di Ebisu eki (eki=stasiun). Sebenarnya jalan-jalan semalam masih cape, tapi mau ngebatalin gag enak, akhirnya jam 10 pagi kita berangkat dari rumah, pilih jam yang kira-kira orang-orang udah masuk kerja, biar naik keretanya gag terlalu crowded. Sekalian mau relax, makanya kita pilih kereta Romansca aja yang klo sampe Shinjuku paling gag hanya 3X berhenti distasiun tertentu.

Sampe Shinjuku ternyata baru jam 12.00, masih ada waktu satu jam, akhirnya kita naik kereta JR line dan ngikutin rute kereta sampe habis dan balik lagi ke Shinjuku dan tepat jam 13.00 tuh kereta berhenti di Ebisu eki..hahaha kurang kerjaan ya, naik kereta sampe satu putaran penuh. Bukannya apa-apa ini kereta emang rutenya cuma muter-muter doank, aman gag bakal nyasar.

Di Ebisu kita makan salmon spaghetti yang enak banget, katanya sih disini klo pas natal dan tahun baru banyak illumination dan bikin suasana jadi romantis. Disini bangunannya dibuat menyerupai bangunan di Eropa, bisa jadi dibuat seperti itu karena disini banyak hilir mudik ekspatriat dengan berbagai macam kepentingan.

Dari Ebisu kita jalan-jalan ke Roppongi Hills yang jaraknya hanya 1 stasiun, jalan-jalan kesini sih maksudnya mau makan Indonesian Food di Bali Cafe Putri (BCP). Sebelumnya sempet nemu sweaternya Zara yang udah lama saya pengenin karena jarang banget bisa nemuin size buat saya sangat bongsor ini…*malu*, happynya double apalagi klo sampe discount 70%. Setelah itu baru kita makan di BCP.

Kita dapet tempat duduk diluar yang suasananya itu bagus banget, bisa liat Tokyo Tower dari tempat kita duduk. Bener-bener suasana dinner yang lumayan keren.

Jam 8 malam pulang dan sampe Shinjuku kita udah keabisan tiket Romansca, dan terpaksa naik kereta express Odakyu yang tiap beberapa stasiun harus berhenti. Wadaw super duper crowded..crowded dan crowded…Baru kali ini saya naik kereta yang bener-bener seseknya kayak gitu, maklum saya selama tinggal disini gag pernah naik kereta di rush hours. Masya allah deh….pusing banget ya klo gag biasa liat orang segitu banyaknya…..Jepang banget deh klo liat situasi ini.

Sampe dirumah lagi-lagi jam 10 malam…2 hari ngalong, dan untungnya Ryu happy aja..apalagi emaknya, gpp deh sekali-sekali ini…*smile*

>Yuba Potato Korokke

>

Yuba atau kembang tahu, bisa ditemukan di supermarket di bagian tahu. Yuba ini biasanya dijual dalam bentuk siap saji karena dipak dalam keadaan basah bukan kering seperti di Indonesia.


Bahan:
3 bh Kentang uk. sedang
100 gr Yuba, potong-potong
3/4 bh Bawang Bombay, cincang kasar
200 gr Daging sapi giling
2 sdm Tepung roti
1/2 sdt Merica bubuk
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Bahan memanir:
2 butir telur, kocok lepas
2 cup Tepung roti (breadcrumb)
4 sdm Tepung Terigu

Cara membuat:

  1. Rebus kentang sampai matang, angkat. Haluskan selagi hangat, sisihkan
  2. Panaskan 2 sdm minyak goreng lalu tumis bawang bombay dan daging, taburi merica bubuk dan garam
  3. Campurkan tumisan daging dan tepung roti ke dalam kentang yang yang sudah dihaluskan, aduk rata
  4. Ambil kurang lebih 1-2 sdm adonan, kemudian isi adonan dengan sepotong yuba, bentuk kembali adonan menjadi bulat pipih
  5. Lakukan sampai adonan habis
  6. Ambil 1 bh korokke kemudian gulingkan adonan kedalam tepung terigu, setelah itu celupkan kedalam telor dan terakhir gulingkan korokke ke dalam tepung panir
  7. Goreng dengan minyak yang sangat panas sampai kuning kecoklatan
  8. Angkat dan sajikan

>Saya dan mereka

>Sabtu

Sabtu kemarin kita ada acara makan siang bersama dengan keluarga Ando-san yang semuanya berjumlah 10 orang di daerah Isehara, di sebuah restoran TOFU . Acara kali ini disponsori oleh kakaknya blio yang beberapa bulan lalu sembuh dari sakit penyempitan pembuluh darah di tangan. Yah seperti syukuran.

Klo ada acara makan-makan seperti ini, biasanya mereka mencari restoran yang menunya sebisa mungkin hanya terdiri dari makanan seafood dan sayur-sayuran saja, ini tak lain karena ingin menghormati keberadaan saya sebagai seorang muslim. Penghormatan mereka kepada saya membuat posisi saya sedikit nyamanlah diantara keluarga suami yang memang mempunyai latar belakang yang sangat berbeda. Itulah mengapa keberadaan saya bisa bertahan disini, salah satunya ya itu..mereka tak pernah mencampuri apa yang saya miliki, apa yang saya jalani dan apa yang saya yakini. Hal ini membuat saya bisa menjalani hidup di negara ini dengan sewajarnya, tanpa pernah terdiskriminasi sekalipun.

Setelah acara makan-makan selesai, acara dilanjutkan ke makam keluarga, mengunjungi makam kedua orang tua mereka. Selama saya disini baru 2X saya mengunjungi makam ini, selama di makam mereka hanya membersihkan dan memberi bunga pada makam.

Makam ini adalah makan keluarga, yang berarti semua family name Ando bisa dimakamkan disini. Jadi makam ini tidak seperti makam umat muslim yang 1 orang terdiri dari makam, tapi makam ini bisa dihuni oleh beberapa orang yang seperti saya tulis berfamily name Ando. Lalu bagaimana mereka dimakamkan? Setelah dikremasi yang dimakamkan disini hanya berupa tulang belulangnya saja…(astagfirullah al `adzhim..)

Makam di Jepang bisa dikatakan mahal, untuk ukuran tidak lebih dari 3X4 m2 harganya bisa sekitar 80 jutaan, dan untuk nisannya saja bisa sekitar puluhan juta juga. Nah biasanya untuk orang tak mampu mereka hanya meletakkannya di kuil atau di sebuah gedung pemakaman yang disewakan.
Makam keluarga

Minggu

Minggu sorenya kita jadi supporter pertandingan tenis antar perusahaan tempat Ando-san kerja. Mana pertandingannya diatas bukit, sore-sore, dingin…eh kalah lagi. Blom lengkap deh penderitaan, sampe di restoran okonomiyaki, Ryu perutnya kembung. Mau pulang udah terlanjur pesan makanan. Nasib, terpaksa makan dengan suasana yang gag enak banget.

Tapi alhamdulillah kira-kira 15 menit setelah itu, Ryu perutnya gag sakit and makan okonomiyaki sampe nambah berkali-kali. Bukannya apa-apa nih anak seneng aja masak okonomiyakinya sendiri, bisa ngasih saus sendiri, bisa ngasih mayonaise sendiri dan yang bikin surprise semua sayuran disantap sampe habis..bis…tak bersisa.

Okonomiyaki

>Lontong Opor Kuning

>

Bahan:

Lontong, potong-potong
2 bh Kentang potong dadu
10 bh Paha ayam
1 bh Jeruk nipis, ambil airnya.
1 ltr air
400 ml santan kental instant

Bumbu dihaluskan:
2 ruas Jahe
2 ruas Lengkuas
1 sdt Kunyit bubuk
1 sdt Lada butiran
2 sdm Ketumbar, sangrai
½ sdt Jintan
3 btr Kemiri
10 bh Bawang merah
5 bh Bawang putih
1 sdt Garam

Rempah daun:
2 btg Sereh, pukul
2 lbr Daun salam
5 lbr Daun jeruk purut.

Cara membuat:

  1. Lumuri ayam dengan air jeruk nipis, sisihkan. Rebus air hingga mendidih, masukkan ayam, biarkan air mendidih lagi dan ayam matang, masukkan semua rempah daun.
  2. Sementra itu, panaskan minyak goreng, tumis bumbu halus hingga harum, masukkan kedalam panci berisi ayam rebus, aduk rata.
  3. Tuang santan kental, aduk, didihkan. Uji cicip, bila garam sudah pas, angkat.
  4. Sajikan dengan lontong dan taburan bawang merah goreng.

>Ketoprak

>



Teng..teng..teng..siapa mau ketoprak? Lagi-lagi daun pisangnya masih ada, jadi saya bikin lontong lagi aja. Nyam.nyam…enak bou…..

Bahan:
Lontong, potong-potong
Tauge, dikukus
Bihun secukupnya, diseduh
Tahu, digoreng
Kerupuk
Bawang goreng secukupnya
Bawang Putih secukupnya
Cabe rawit secukupnya, kukus
Kecap manis secukupnya

Bumbu kacang:
130 gr Kacang Mede, haluskan

1 sdt Garam
1 sdm Gula merah
3 sdm Kecap Manis
3 sdm Minyak goreng
3 siung Bawang Putih, goreng, haluskan
6 siung Bawang Merah, goreng, haluskan
2 bh Kemiri, haluskan
600ml Air
3 lbr Daun jeruk

Cara membuat:

Bumbu Kacang:
  • Haluskan semua bahan, lalu masak hingga matang.
  • Angkat dan sisihkan

Cara penyajian:

  • Ulek 1/2 siung bawang putih dan cabe rawit di piring saji, kemudian masukkan 1-2 sdm bumbu kacang, beri air secukupnya
  • Masukkan tahu goreng, lontong, tauge, bihun, kerupuk terakhir beri kecap manis dan bawang merah goreng
  • Sajikan

>Chiken Roll "Ku"

>

Bahan :
300 gr Daging ayam giling
50 gr Keju cheddar parut
2 butir Telur dikocok lepas
¼ sdt garam
¼ sdt Merica bubuk
4 siung bawang putih, haluskan
Alumunium foil secukupnya

Bahan memanir :
100 gr tepung roti
2 butir telur kocok lepas
minyak untuk menggoreng

Cara membuat :

  • Aduk rata daging ayam giling, keju parut, telur, garam, merica, dan bawang putih.
  • Ambil selembar alumunium foil, lalu masukkan 1 sdm adonan, gulung dan pilin kedua ujung-ujungnya seperti permen
  • Kukus chicken roll selama 15-20 menit. Angkat
  • Celupkan potongan chicken roll ke dalam telur lalu gulingkan di tepung roti.
  • Goreng dalam minyak panas sampai matang
  • Angkat dan tiriskan minyaknya
  • Sajikan dengan saus sambal/saus tomat botolan

>Lebaran and school

>

Suasana lebaran di Jepang biasa aja, gag terasa sama sekali, klo udah gini saya cukup mengira-ngira aja suasana lebaran seperti di Indonesia. Tapi walau begitu, sempet juga buat makanan ala Idul Fitri, menu ketupat diganti dengan lontong dan gulai buntut, serta kukernya buat nastar aja. Pas hari lebaran nastarnya ludes..hahahaha tak bersisa….abis bikin cuma 1/2 kilo aja.

Tepat hari Sabtu (lebaran hari pertama), pagi-paginya Ando-san ada pertandingan tenis antar perusahaan, dan siangnya kita liat omatsuri lagi di kota sebelah. Klo kemarin omatsuri terakhir di kota Hadano, kali ini kita liat omatsuri terakhir di kota Isehara. Yah lumayanlah lebaran kali ini ada festivalnya, jadi lumayan bikin kita seneng dan cukup juga menggembirakan hati yang lagi rindu suasana lebaran di Indonesia. Kali ini adalah lebaran ke 3 yang saya rayakan di Jepang setelah hampir 6 thn tinggal di sini. Tahun lalu sebenarnya ada chance tapi apa daya karena solidaritas yang sangat tinggi, lebaran bersama keluarga saya tinggalkan dan mudik setelah hari raya. Insya allah di tahun tahun berikutnya bisa berlebaran dengan keluarga..amin..

Omatsuri di Isehara

Sekolah

Mulai bulan depan, pendaftaran murid baru untuk tahun ajaran 2008-2009 sudah mulai dibuka (bulan April thn ajaran baru). Untuk orientasi dan formulir pendaftarannya sendiri sudah bisa diambil sejak hari senin kemarin. Sedangkan untuk pengembalian formulir dan pembayaran uang pendaftaran akan dimulai tgl. 1 November. Jam sekolah dimulai dari jam 9.15 s/d jam 13.45 untuk hari Senin, Rabu dan Jum`at, sedangkan hari Selasa dan Kamis, jam sekolah sampai jam 11.30 siang.

Tahun ajaran yang akan datang, Ryu rencananya akan kita masukkan ke Youchien (TK) di Tsurumaki Onsen, yang dari rumah jaraknya naik school bus sekitar 15 menitan. Sebenarnya ada yang dekat dari rumah, cuma klo dipikir-pikir saya agak repot untuk anter jemput tiap harinya. Klo ada school busnya kan lumayanlah gag terlalu repot. Soalnya seminggu 3X harus bawa bekal sendiri ke sekolah.

Ini penampakan sekolah Ryu nantinya…cute ya warnanya…

Gag terasa, sebentar lagi bakal kesepian ditinggal Ryu ke sekolah…