Category : Omatsuri

>Ito Marine Town

>

Lebaran gag bikin apa-apa cuma nastar aja itu juga bikinnya dengan rasa bosan yang luar biasa waktu ngebentukinnya, mula-mula sih kecil lama-lama jadi gede banget tuh nastar..ha3. Sampe Ando-san nanya itu apa? gag enak jawabnya klo itu nastar akhirnya saya jawab itu biskuit….

Sabtu kemaren kita bertiga ke Ito Marine Town, tujuannya sih ke restoran Indonesia, yup pengen makan rendang dan saudara-saudaranya. Sampe di restoran Indonesia masih sepi, ya jelaslah blom makan siang, lah pas kita kesana baru jam 11.20 siang…he3 maklum dari rumah kita gag sarapan, sengaja biar makan yang banyak. Puas-puasin geto loh…

Di restoran Surabaya saya makan mie ayam bakso + nasi campur, klo Ryu udah pasti mesennya rendang (kecil-kecil udah maniak sama rendang nih si boy), klo Ando-san pesan nasi goreng komplit, lauknya tuh ada telor goreng, ayam goreng dan ada sedikit acar. Yah gitulah walau gag semantap rasa aslinya, cuma ya lumayanlah pas lagi kangen masakan Indonesia.

Sebenarnya Ito Marine Town itu kecil aja, cuma fasilitasnya lumayan lengkap. Tempatnya itu enak, apa aja ada mulai dari mainan anak, souvenir, boat s/d restoran juga ada. Selain itu tempatnya juga bersih.

Klo Ryu sih yang pasti diincar mainan motor-motorannya, lumayan nguras kantong naik motor-motoran sampe 8 kali. Naik turun-naik turun…abis gag antri, jadi serasa milik sendiri tuh mainan.

Abis makan trus main last kita naik Dolphin boat, keliling kota Ito lumayan juga sekitar 45 menit. Di schedulenya sih ditulis bisa ngeliat kehidupan bawah laut, emang bener sih… cuma pertunjukkannya itu gag lebih cuma 3 menit saja saudara-saudara! Hehehe…lucu nian nih yang buat programnya. Tapi untung juga sih cuma tiga menit, ternyata kehidupan bawah laut serem aja…*maaf saya gag suka laut*

Pulau tak bertuan

Gitu deh acara pesiarnya perut kenyang, mata segar dan hati pun senang…

Minggu nya kita liat omasuri (festival) di kota sebelah, sebenarnya lebih rame omatsuri di Hadano kemaren cuma yang bikin punya nilai lebih omatsuri disini sering banget ngundang aktor dan aktris yang lagi tenar.

Kayak omatsuri kali ini aktor dan artis yang di datangkan itu Fujioka Hiroshi dan Asaka Yui. Klo yang cewek saya kurang kenal, cuma kalo yang cowok top lah. Yang tinggal di Jepang mungkin sering liat iklannya yaitu Suntory zero nama.

Inilah matsuri terakhir yang ada disekitar tempat kita dan sampai ketemu lagi di next summer…

Fujioka Hiroshi

>Tabacco Omatsuri 2008

>

Sabtu-Minggu kemaren di tempat kita ada perayaan Tobacco Festival (Tobacco Omatsuri). Dulu yang men-sponsori matsuri ini adalah perusahaan rokok, makanya sejak itu namanya menjadi Tobacco Omatsuri. Matsuri kali ini adalah matsuri yang ke 61.
Dancer
Walaupun dari tahun ke tahun acaranya sama, tetap aja gag bikin bosen pengunjung. Segala macam jajanan, makanan, mainan, minuman dan pernak pernik matsuri dengan mudahnya kita bisa temui disini. Yang paling ditunggu itu mungkin jajanan nya..top markotop…soalnya jarang-jarang bisa ditemuin. Biasanya harganya itu semuanya dipukul rata 500 yen/pc nya.

Jajanan khas matsuri jagabata

Acaranya sendiri cukup banyak, mulai dari pengarakan omikoshi (miniatur temple), drum band, arak-arakan lampion, arak-arakan nebuta khas Aomori dan ditutup dengan pesta kembang api. Selain pertunjukan panggung Hello Kitty ada juga artis-artis Jepang ngeramein acara ini. Semua acaranya gratis!!

Nebuta

Sekitar jam 7 malam dimulai lah acara arak-acarakan nebuta, dimulai dari city hall s/d stasiun Hadano. Puncak arak-arakan yang memakan waktu 1 jam ini cukup membuat jalanan dan situasi kota Hadano menjadi penuh sesak oleh pengunjung. Diperkirakan pengunjung lebih dari 200 ribu orang yang datang ke matsuri kali ini.

Setelah arak-arakan nebuta berakhir ditutuplah Tobacco Matsuri dengan pesta kembang api. Pesta kembang apinya sendiri berlangsung sekitar 1 jam-an. Background foto dibawah ini adalah hasil jepretan pesta kembang api kemaren.

Berakhirnya matsuri ini maka dimulailah awal musim gugur di Jepang…soooo welcome autumn!!

Sekalian kita mau mengucapkan……:

>Soya Jinja Omatsuri

>

Minggu ini acara kita padat banget karena Ryu les renang tiap hari sampai hari Sabtu nanti. Sabtu Minggu ini gag ada wikenan karena Ando-san lagi business trip ke Cibitung, Bekasi s/d tgl. 27 Juli, jadi cari kesibukan sendiri-sendiri aja. Pengen mudik bareng sih sebenarnya, tapi klo dipikir-pikir momennya gag pas, lebih baik nanti klo ada rezeki pas hari raya Idul Fitri aja, insya allah.

Sabtu-Minggu kemarin di dekat rumah ada perayaan Soya Jinja Matsuri (Festival Kuil Soya). Summer full banget sama yang namanya omatsuri. Klo di dekat rumah matsuri ini biasanya di koordinir sama golongan Yakuza. Seram aja ya, tapi seperti kita-kita juga mereka baik lah klo kitanya juga baik dan gag nimbulin masalah.


Unik aja cara orang-orang Yakuza ini bergaya, yang pasti ada terkesan arogan, bertato dan rambutnya kebanyakan dicat colorful dan salah satu ciri khas dari mobil yang mereka miliki itu jenis mobil sedan yang bodinya panjang biasanya merk Crown atau Benz.


Ryu juga ikutan matsuri, karena tiap mengarak omikoshi (replika kuil) dan berhenti di tempat peristirahatan pasti dibekali snack dan jus. Bo-nyok nya sih cuma jadi tukang tadah aja, abis nyetor ke emak-bapaknya Ryu tugas lagi ikut arak-arakan…he3..akibatnya di rumah banyak banget jenis snack cukup buat persediaan 2 minggu. Kesannya jadi kerja rodi yang menyenangkan ya boy…

Ikutan Matsuri

Arak-arakan omikoshi nya sendiri sih yang paling seru itu pas hari Minggunya, hampir semua daerah dekat Soya Jinja dikelilingi. Baru sekitar jam 5 sore pengarakan omikoshi di barengi antara daerah yang satu dengan yang lainnya. Total omikoshi yang diarak ada 3 buah. Di perempatan jalan omikoshi ini kembali berpisah dan dikembalikan ke tempat masing-masing.

Pastinya omikoshi ini sebelum dan sesudah di arak dilakukan upacara pembukaan dan penutupan dengan pembacaan doa ala agama Shinto.

Menjelang malam chochin (lentera) yang terdapat di omikoshi dinyalakan

Tahun ini Soya Jinja Matsuri gag semeriah tahun lalu karena salah satu keluarga petinggi Yakuza ada yang meninggal. Begitulah di Jepang umumnya klo ada keluarga yang meninggal, maka untuk satu tahun berjalan anggota keluarga yang berduka tidak boleh merayakan matsuri dan perayaan tahun baru.

>Tanabata Omatsuri/07-07

>

Sabtu-Minggu kemarin kita bertiga liat Tanabata omatsuri(matsuri=festival) di Hiratsuka, festival tahunan. Biasalah klo udah masuk summer banyak perayaan matsuri (festival) dimana-mana. Hadano ke Hiratsuka jaraknya kurang lebih sekitar 15 km.

Hiasan Tanabata Omatsuri

Apa sih Tanabata Omatsuri itu?
Tanabata atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea. Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya kota Sendai dengan festival Sendai Tanabata. Di Tiongkok, perayaan ini disebut Qi Xi.

Tanggal festival Tanabata dulunya mengikuti kalender lunisolar yang kira-kira sebulan lebih lambat daripada kalender Gregorian. Sejak kalender Gregorian mulai digunakan di Jepang, perayaan Tanabata diadakan malam tanggal 7 Juli, hari ke-7 bulan ke-7 kalender lunisolar, atau sebulan lebih lambat sekitar tanggal 8 Agustus.

Aksara kanji yang digunakan untuk menulis Tanabata bisa dibaca sebagai ( malam ke-7). Di zaman dulu, perayaan ini juga ditulis dengan aksara kanji yang berbeda, tapi tetap dibaca Tanabata. Tradisi perayaan berasal dari Tiongkok yang diperkenalkan di Jepang pada zaman Nara. (diambil dari wikipedia)

Sabtu siang waktu kita ke sana cuaca lagi panas-panasnya…pengennya minum terus. Gimana gag panas klo suhunya sekitar 32 derajat celsius. Hot..hot..hot..
Cuma karena kangen sama makanan matsuri makanya dibela-belain deh ke sana. Minggunya baru kita pergi agak sorean, biar adem.

Happy-nya di beliin permen Doraemon

Tanabata matsuri sendiri di Jepang hanya diadakan di 4 tempat saja, yaitu di Sendai, Hiratsuka, Anjo dan Sagamihara. Beruntungnya saya tinggal dekat Hiratsuka jadi bisa mengunjungi matsuri ini tiap tahunnya.

Ramune (lemonade), minuman khas matsuri

Abis ini bakal banyak matsuri yang bakal kita kunjungi, akhir bulan ini ada matsuri Soya Jinja (Soya Temple), terus awal bulan Agustus ada Odori matsuri (festival tarian), terus akhir bulan September ada Tabako Omatsuri di Hadano, dan terakhir matsuri di Isehara.

Gitu deh disini kita gag pernah sepi dari hiburan..yang jelas murah meriah. Pengen ke Jepang? Kira-kira itulah schedule yang bisa bikin liburan anda makin meriah.

Klik untuk memperbesar

ULTAH…

Terakhir mau ngucapin Happy B`day buat Ando-san, semoga panjang umur, sehat selalu, semakin sayang keluarga dan sukses terus dengan pekerjaanya ya…Amin.

>All in 1 before and after GW

>

Liburan golden week gag kemana-mana, planning liburan yang gag cocok bikin kita mutusin dirumah aja. Di rumah kerja bakti, beresin dan ngeluarin barang-barang yang udah gag kepake. Mulai dari pakaian, alat-alat rumah tangga sampai lemari semuanya kita buang. Klo bisa ngerawatnya sih mungkin tuh lemari jadi barang antik kali ya. Atau klo bisa kita kasih orang mungkin kita kasih kali ya..tapi di sini lain banget sama di Indo, jadi terpaksa kita buang-buangin. Sayang emang, tapi mau gimana lagi, bikin rumah jadi sempit aja.

Liburan yang batal ada hikmahnya juga akhirnya, dananya bisa kita beliin tempat tidur Ryu yang baru. Jalan-jalan tetap ada walau gag jauh-jauh banget, hanya di dalam kota aja. Walau udah agak basi inilah apdetannya….

Tgl. 29 April kita ke Densha Hakubutsukan (Museum Railway) di dekat stasiun Omiya, Saitama. Sebenarnya denger museum saya agak sedikit alergi, cuma karena yang di liat museum kereta yang boleh dibilang baru dibangun, jadi pengen tau juga. Apalagi Ryu maniak banget sama yang namanya kereta.

Biaya masuk ke museum ini termasuk murah meriah untuk orang dewasa 1.000 yen, anak sekolah 500 yen dan untuk anak-anak 200 yen. Kalau dari Odawara bisa langsung naik JR line dan turun di Omiya eki.

Jadi lumayan tau juga sejarah perkereta-an Jepang, mulai kereta api masih pakai batubara trus tempat duduknya yang cuma dari kayu doank sampai kereta shinkansen super canggih.

Densha Hakubutsukan

Tgl. 3 Mei kita liat Odawara Hojo Godai Omatsuri. Festival yang selalu diadakan tiap tahunnya. Klo udah masuk spring atau summer pasti di Jepang mulai banyak omatsuri (festival). Walau ada juga sih yang ngadain omatsuri pas winter.

Partisipan-nya banyak banget dari berbagai generasi bahkan anjing dan kuda juga dihias berpakaian ala warriors nya Jepang. Acaranya sendiri kurang lebih berlangsung sekitar 2 jam-an. Bikin kota Odawara sesak banget sama turis dadakan kayak kita nih..*nyengir*

War ceremony, warriors costumes parade

Tgl. 9 Mei Kidzania, kali kita ke kidzania untuk yang keempat kalinya. Walau di Indo juga udah pernah pergi, tapi tetap saya lebih sreg yang disini. Dapat tgl. segini soalnya untuk wiken karcisnya udah abis sampai bulan Desember 2008!! Gila ya bou laku keras.

Di Kidzania Ryu cuma ngambil pekerjaan yang sama dari sebelumnya, ya penjual bensin, pembuat pizza, pembuat burger cuma satu aja nih yang beda jadi dokter gigi. Abis sekarang maunya makan permen mulu, jadi was-was sama giginya yang lumayan bagus klo kena carries.

Kenalkan drg. Ryuta Ando, lulusan Kidzania Univ.

Akhirnya setelah selesai praktek jadi dokter gigi si boy cuma bilang..aku gag mau ah klo gigiku jelek item kayak boneka itu, pasti bau bangat (banget) ya mama *ha3*. Mama.., klo giginya hitam koq gag mati sih? ada2 aja nih pertanyaannya..Yah jangankan cuma gigi yang hitam, hati manusia yang hitam juga gag mati2 walau udah banyak banget dosanya.

Mudah-mudahan sih sadarnya gag pas sat itu aja ya…sayang juga klo check up 6 bulanan jalan terus tapi makan permennya tetap lanjut.

Oh ya Happy Mother`s Day buat semua para ibu, bunda, mom diseluruh dunia yang jatuh pada hari ini tgl. 11 Mei 2008.

Thank u untuk 2 laki-laki ku atas buketnya

>Lebaran and school

>

Suasana lebaran di Jepang biasa aja, gag terasa sama sekali, klo udah gini saya cukup mengira-ngira aja suasana lebaran seperti di Indonesia. Tapi walau begitu, sempet juga buat makanan ala Idul Fitri, menu ketupat diganti dengan lontong dan gulai buntut, serta kukernya buat nastar aja. Pas hari lebaran nastarnya ludes..hahahaha tak bersisa….abis bikin cuma 1/2 kilo aja.

Tepat hari Sabtu (lebaran hari pertama), pagi-paginya Ando-san ada pertandingan tenis antar perusahaan, dan siangnya kita liat omatsuri lagi di kota sebelah. Klo kemarin omatsuri terakhir di kota Hadano, kali ini kita liat omatsuri terakhir di kota Isehara. Yah lumayanlah lebaran kali ini ada festivalnya, jadi lumayan bikin kita seneng dan cukup juga menggembirakan hati yang lagi rindu suasana lebaran di Indonesia. Kali ini adalah lebaran ke 3 yang saya rayakan di Jepang setelah hampir 6 thn tinggal di sini. Tahun lalu sebenarnya ada chance tapi apa daya karena solidaritas yang sangat tinggi, lebaran bersama keluarga saya tinggalkan dan mudik setelah hari raya. Insya allah di tahun tahun berikutnya bisa berlebaran dengan keluarga..amin..

Omatsuri di Isehara

Sekolah

Mulai bulan depan, pendaftaran murid baru untuk tahun ajaran 2008-2009 sudah mulai dibuka (bulan April thn ajaran baru). Untuk orientasi dan formulir pendaftarannya sendiri sudah bisa diambil sejak hari senin kemarin. Sedangkan untuk pengembalian formulir dan pembayaran uang pendaftaran akan dimulai tgl. 1 November. Jam sekolah dimulai dari jam 9.15 s/d jam 13.45 untuk hari Senin, Rabu dan Jum`at, sedangkan hari Selasa dan Kamis, jam sekolah sampai jam 11.30 siang.

Tahun ajaran yang akan datang, Ryu rencananya akan kita masukkan ke Youchien (TK) di Tsurumaki Onsen, yang dari rumah jaraknya naik school bus sekitar 15 menitan. Sebenarnya ada yang dekat dari rumah, cuma klo dipikir-pikir saya agak repot untuk anter jemput tiap harinya. Klo ada school busnya kan lumayanlah gag terlalu repot. Soalnya seminggu 3X harus bawa bekal sendiri ke sekolah.

Ini penampakan sekolah Ryu nantinya…cute ya warnanya…

Gag terasa, sebentar lagi bakal kesepian ditinggal Ryu ke sekolah…

>Omatsuri Terakhir

>

Jam 2 Sabtu dini hari Ando-san baru pulang dari Yamaguchi-ken (business trip), telat 2 jam dari jadwal biasanya. Pesawat yang bakal ditumpangi dicancel karena ada burung yang masuk ke engine pesawat. Akibatnya penerbangan dialihkan ke Fukuoka-ken (jaraknya lumayan jauh dari Yamaguchi airport), dan masing-masing penumpang diberi jatah tiket Shinkansen dan uang ?1.000 yen untuk makan malam, tapi yah resikonya pulang jadi naik taxi, karena kereta udah pada gag beroperasi, naik taxi dengan jarak 30 km aja biayanya bisa sampai 500 ribuan. Tapi ya alhamdulillah, yang penting selamat sampai dirumah, walau telat banget jam pulangnya.
Waktu bukain pintu buat Ando-san, tiba-tiba udaranya udah terasa dingin banget, mana hujan…dan akhirnya udara dingin terus sampai sekarang..dan inilah awal musim gugur. Selamat datang musim gugur, dan suasana dingin bakal terus berlanjut sampai awal bulan April nanti. Brrrrr…klo gini mandi cukup 1 hari sekali aja, menjelang tidur..(hehehe gpp jorse..dingin bou..)

Sabtunya kita liat matsuri (festival) didekat rumah, acara tahunan namanya TABACCO OMATSURI. Omatsuri kali ini adalah yang ke 60 kalinya. Pengunjung kali ini diperkirakan sekitar 300 ribu orang yang datang dari kota-kota terdekat di Hadano. Sayang omatsuri yang diadakan kali ini diguyur hujan sejak hari Sabtu sore s/d Minggu. Banyak pertunjukkan yang dibatalin seperti drumband dan tari-tarian, cuma ya acara tetap berlangsung meriah…apalagi stand jajanannya yang melimpah ruah.

Setan dalam hati udah nyuruh buka puasa nih liat makanan bejibun gitu (hehehe menggoyahkan imanku), tapi kudu kuat…malam kan bisa makan, akhirnya pandangan dialihkan ke tari-tarian aja..bener-bener ngecess deh liat makanannya cuma karena deket dari rumah bisalah bolak balik beli klo udah buka puasa. Sempet juga liat tari-tarian, pesertanya lumayan banyak, mulai dari anak kecil sampai orang tua.

Acara terakhir omatsuri yaitu pawai mobil hias, sebenarnya bisa liat pawai mobil hias ini dari depan rumah, cuma kali ini kita liatnya dari depan City Hall, sambil berburu makanan (gag lupa deh untuk balas dendam..kekekek) karena siangnya gag bisa makan karena puasa. Mobil hias ini pesertanya mulai dari anak-anak SD sampai instalasi pemerintah dan organisasi lainnya.

Salah satu mobil hias

Sebelum acara ditutup dengan pesta kembang api, pawai omatsuri kali ini ditutup dengan pawai Nebuta, Nebuta ini adalah ciri khas omatsuri di Aomori-ken. Kali ini Aomori-ken turut memeriahkan perayaan yang ke 60 Tabacco Omatsuri.

Nebuta

Akhirnya sebelum pesta kembang api berlangsung kita udah pulang duluan, udara makin dingin daripada masuk angin, mendingan pulang. Lagian orang semakin banyak yang datang, dan jalanan juga gag ada celahnya sedikit pun buat bergerak.

Inilah omatsuri terakhir tahun 2007 di Hadano di awal musim gugur…….Welcome Autumn!!

NOTE:

Thanks ya buat Raul`s Mom yang udah ngirimin paket yang sangat bermakna nih. Btw bajunya pas,…batiknya keren and bagus banget. Selain itu ada VCD dan surah Yasin, insya allah kita akan terus ngedoain almarhum.

Thanks ya..