>
Seharusnya postingan yang ke 100 ini, berharap banget bisa ngeposting yang bagus-bagus, yang menarik dan yang happy. Tapi ternyata saya lagi pengen banget ngeluarin uneg-uneg yang sejak seminggu ini bikin saya nggak enak hati. Maaf juga klo ternyata akibat postingan saya ini yang merasa tersinggung atau tersindir, namun jangan salahkan saya juga mengapa saya membuat anda merasa tersindir karena andalah yang memulainya.
Kemaren saya posting masalah friend, itu karena saya sangat berterima kasih dengan teman saya yang baik-baik, yang care dan sebagainya, tapi ternyata tak selamanya friend itu selalu baik, adakalanya membuat saya menjadi sedih dan tersinggung. .
Diawali akhir minggu saya yang sedikit kecewa dengan teman, lalu muncul lagi masalah baru baca postingan yang nggak mengenakkan yang menceritakan bahwa warna pipi Ryu disamakan dengan bengkaknya titit yang habis disunat, duuh teganya…!!!!
Bagi saya, anak saya adalah yang terbaik, yang terganteng dan terpintar, pasti semua orang tua juga akan berpikiran seperti itu, kenapa bisa-bisanya ya nulis kayak gitu, yang sangat menyakiti perasaan saya. Apa iya pipinya Ryu warnanya sama dengan bengkak titit yang habis disunat? Tolong deh bu klo mau buat postingan dipikir dulu…dan yang mau komen juga jangan asal berhaha-hihi aja…!! Saya juga manusia, yang kadang kala rasa humor saya bisa lenyap. Forgiven but not forgotten.
Habis masalah itu, muncul lagi masalah baru, dimana teman main yang selama ini saya sangat percaya malah menyuruh saya untuk masuk agama sesatnya dia. Nggak disangka, teman yang hampir 1 tahun ini saya kenal, berubah menjadi orang yang sangat aneh dimata saya. Klo selama ini ada orang yang tidak saya kenal menawarkan untuk pindah agama pasti akan saya marah-marahi, tapi kali ini yang nawarin itu teman sendiri!! Kecewa dan rasa sedih saya menjadi dobel, tapi bukan berarti saya menjadi lembek. Penawaran pindah agama disertai menakut-nakuti saya, bahwa saya akan cepat mati klo tidak ikut agama dia, atau suami saya akan penyakitan klo tidak masuk ke aliran sesatnya….Dan dengan tegas saya katakan :
Saya sangat percaya dengan agama saya, anda juga sangat percaya bukan dengan agama anda, jadi tolong hargai saya. Klo mau berteman lupakan semua masalah ini.
Bisa jadi juga habis ini saya akan kehilangan dia, tapi lebih baik kehilangan teman daripada saya kehilangan agama saya.
Friend tak selamanya baik, ternyata banyak juga yang jahat, asal bunyi dan mengecewakan…..sedihnya!!
Filed Under :
Jul.5,2007